Anda berada disini:Beranda»Artikel»STROKE

STROKE

13.08.2018
RS Meilia
60

Serangan Mendadak yang Patut Diwaspadai

Penyakit kardiovaskuler ( PJK, gagal jantung, hipertensi & stroke ) menempati peringkat pertama sebagai penyakit non menular penyebab kematian no. 1 di Indonesia.

( Buletin Infodatin, Kemenkes 2017 )

 

Penyakit stroke saat ini merupakan penyebab kematian dan kecacatan nomor 1 di Indonesia, Stroke menghancurkan kehidupan si penderita yang aktif dan dinamis. Bahkan stroke juga menyebabkan penderita mengalami kecacatan fisik sehingga tidak mampu mandiri dan menjadi beban bagi keluarganya.

Stroke menimbulkan kecacatan fisik yang dapat membebani seumur hidup sehingga menghancurkan penderita secara psikologis dan ekonomi.

 

  • Apa itu stroke dan penjelasan singkatnya ?

Stroke adalah penyakit gangguan pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak ( infark celebri ) yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak yang disebabkan oleh adanya sumbatan penyempitan ( iskemik ) atau pecahnya pembuluh darah ( perdarahan )

 

  • Bagaimana kondisi gangguan neurologik itu dirasakan?

Gangguan neurologik yang dirasakan terbagi 3 bagian yang saling berkait, diantaranya dalam fungsi motoric (pergerakan), fungsi sensibilitas (rasa) dan kehilangan kesadaran terjadi dalam waktu sekejap dan dapat berujung pada kondisi koma.

Sedangkan dampaknya pada fungsi motoric dimana gejala yang paling awal disadari oleh pasien adalah kelumpuhan separuh badan, wajah yang tidak simetris dan kesulitan dalam berbicara secara jelas (pelo). Pada sisi lain untuk fungsi sensibilitas ada situasi seperti mati rasa, baal (kulit terasa tebal), kesemutan, pingsan (black out) hingga terjadi kebutaan.

 

  • Apa yang menyebabkan stroke dan bagaimana dengan gangguan neurologik yang ditimbulkan?

Secara umum hal tersebut dikarenakan adanya perubahan pada pembuluh darah atau dikenal sebagai aterosklerosis. Hal ini membuat gangguan pada system peredaran darah ke otak dimana terdapat 2 jenis katagori yaitu stroke non hemoragik ( terdapat sumbatan ) maupun, Stroke Hemoragik ( Pendarahan ) dengan lokasi yang terdapat pada fungsi otak secara keseluruhan.

 

  • Ada berapa tingkatan dari serangan stroke ?

Berdasarkan perjalanan penyakit maka stroke terbagi menjadi :

  1. TIA (Transient Ischemic Attack). Gangguan neurologik akan menghilang dalam waktu 24 jam.
  2. RIND ( Reversible Insufficiency neurological deficits ) Gangguan neurologik yang umumnya akan menghilang dalam waktu 14 hari ( 2 minggu )
  3. Incomplete stroke: Gangguan neurologik belum menetap masih dapat berkembang menjadi lebih buruk.
  4. Complete stroke: Gangguan neurologik telah menetap.

 

  • Apa yang menjadi pemicu dan factor resiko dari stroke?

Banyak hal, namun biasanya digolongkan menjadi 2 bagian besar yakni faktor resiko yang tak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, rasa tau etnik sedangkan faktor resiko yang dapat dimodifikasi antara lain adalah: Hipertensi, Penyakit Jantung, Diabetes Melitus, Obesitas. Khusus untuk jantung disamping penyakit jantung koroner yang dapat menjadi faktor faktor resiko dari stroke adalah problem gangguan irama jantung, gangguan katup jantung dan gagal jantung.

 

  • Seberapa besar faktor resiko tersebut menjadi pemicu dan penyebab stroke?

Resiko merokok pada perokok sebesar 2 kali lebih besar di banding yang tidak merokok, pada penderita diabetes sebesar 2 – 4 kali, pada penderita hipertensi sebesar 6 kali dan jika menderita stroke sebelumnya resiko terkena stroke berulang sebesar 10 kali.

 

  •  Kiranya sebaiknya pencegahan yang dilakukan seperti apa?

Yang terpenting adalah melakukan pengkontrolan atas faktor risiko-risiko yang ada, termasuk perubahan gaya hidup yang sehat.

 

  • Bagaimana gaya hidup sehat dapat diterapkan?

Pola makan yang sehat, berhenti merokok maupun konsumsi alkohol serta narkoba, kemudian lakukan olahraga teratur dan hindari kecemasan.

 

  • Dalam Bahasa yang sangat sederhana kita perlu mengingat POIN yakni:

P : Pikun tenang

O : Olahraga teratur

I : Istirahat cukup

N : Nutrisi seimbang

 

Dengan demikian, kita telah mereduksi potensi resiko stroke melalui kebiasaan sehat. Waspadai stroke, Brain attack yang datang secara mendadak dan dapat berujung pada kondisi fatal.

  • Tips kendali resiko stroke:
  1. Stabilitasi emosi
  2. Pola makan yang sehat dengan buah dan sayur setiap hari, hindari makanan manis berlebihan, tambahkan minyak zaitun.
  3. Lakukan relaksasi dan istirahat yang cukup
  4. Upayakan selalu menjaga tekanan darah dibawah 140/90 mmHg serta kurang konsumsi garam, stop merokok dan kopi.
  5. Bagi anda penderita diabetes melitus maka usahakan kendalikan kadar gula dalam darah dengan diet asupan makanan terkontrol dan minum obat secara teratur.
  6. Lakukan olahraga secara rutin dan mencegah obesitas.
  7. Kenali nasihat akan gaya hidup sehat sederhana berikut ini : Kurangi 3K (kecemasan, kelelahan dan kedinginan), lakukan 3O (olah raga, olah seni, dan olah batin) dan konsumsi Sasa-Bubu (sayur-sayuran dan buah-buahan).
  8. Konsultasikan problem kesehatan anda secara regular ke dokter, untuk dapat melakukan evaluasi medis berkala.

 

Narasumber : Dr. S. Saunderajen, SpS, MSi. Med

Kontak Informasi

  • Jl. Alternatif Cibubur KM 1, Cimanggis Depok
  • Phone 021 8444 444
  • Fax 021 8459 8952
  • Hotline 0856 91 843 843
  • Emergency 021 845 1717

Statistik

Today303
Yesterday493
This week303
This month8813
Total36819

© 2018 Rumah Sakit Meilia. By inisial dotcom